Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

jurnal 01

 Sejak pertemuan itu, aku pikir akan baik baik saja.  kau bersama alammu dan aku, bersama alamku.  tanpa harus saling memikat, mewujudkan kata kata mu .  "Kita Berteman"  iya, itu awal pembukaan kita.  yang menjadikan kita sedekat baju.  tapi,malangnya hatiku tak mau dikompromi.  mati matian aku menyembunyikan semuanya.  Aku kuat, . kataku pada jiwa ini.  Hal yang tak kuduga, kini pun sudah terjadi. Kau, wanita yang mampu meninggalkan setitik cahaya dihatiku, meski semuanya berkesan dingin. " jangan pergi" kataku : Lagi dan lagi, waktu tak mau di ajak berkaloborasi, membiarkan mu berlayar kesana kesini, Entah  sedang mencari nahkoda atau awak kapal.  Pada garis besarnya kau sudah pergi, eh, bukan pergi, tapi sedang bermain main.  "Tanpa sadar,  aku dipaksa bertahan dengan warna warnimu,.  Yang kau sendiri, belum tentu mengertinya"

JURNAL

  Logikaku berkata; udahlah enggak usah bertahan ! Di bantah mati matian oleh Hatiku; Enggak, aku harus bertahan ? Dua bercapakan yang terus menghantuiku. Hingga aku lupa dimana letaknya jiwaku ?

HARI INI

Disudut ruang yang gelap.  Imajinasiku terus berkeliling. Menyelusuri ruang demi ruang Hanya demi untuk menemuimu.  Benteng benteng yang telah aku susun.  kini sudah mulai retak, seiring ubahnya sifatmu.  Aku suka dengan adanya retakan ini.  Namun, naasnya, retak an ini hanya bertahan 1 menit. Hahahahah.  Aku hanya bayanganmu, yang tak mau pergi;  Meski berulang kali dipukul bundur, oleh sifatmu.  Tapi ! Entah kenpa aku menikmatinya.